Math is used to understand physics, chemistry and economics.
Monday, 9 February 2015
Sunday, 8 February 2015
Monday, 2 February 2015
Inti dari alamat ip adalah jumlah bit-bit, jumlah bit untuk host, jumlah bit untuk subnet, dan jumlah bit untuk network.
1. Ada sebuah perusahaan ingin mengkoneksikan 3 buah cabangnya. Cabang 1 terdiri dari 200 host, cabang 2 terdiri dari 10 hosts, cabang 3 terdiri dari 20 hosts. Tentukan pola pengalamatannya (addressing scheme).
Bisa dimulai dari jumlah subnet, bisa dimulai dari jumlah hosts.
Metode 1: Easiest subnetmask
Diketahui ada 3 cabang atau subnetwork.
1 buah class c = 256 buah ip address dimulai dari angka 0 sampai angka 255. Ini cukup.
Jadi solusi pengalamatan untuk perusahaan ini:
192.168.1.0/24 untuk Cabang 1
192.168.2.0/24 untuk Cabang 2
192.168.3.0/24 untuk Cabang 3.
Pengalamatan ini sudah membuat 3 cabang ini bisa terkoneksi. Tanpa pusing-pusing subnetting.
Metode 2: Uniform subnet mask
Starting from left / kiri.
Uniform subnet mask adalah subnetting yang sama dengan menggunakan jumlah subnet.
Jumlah subnet yang dibutuhkan = 3, angka biner yang cocok = 4
Jadi solusi pengalamatan untuk perusahaan ini dengan metode ini adalah:
172.16.0.0/18
172.16.64.0/18
172.16.128.0/18
172.16.192.0/18
Notice (perhatikan!) bahwa prefix yang digunakan sama angkanya yaitu 18.
Notice juga bahwa jumlah alamat IP yang disediakan adalah 16.384 alamat IP, sangat berlebih untuk bahkan cabang 1 cabang yang paling besar yang membutuhkan 200 alamat IP. Mungkin alamat IP dapat digunakan untuk future growth?
Metode 3: Non-uniform (variable) subnet mask
Starting from right / kanan.
Non-uniform subnet mask adalah subnetting yang berbeda dengan memperhatikan jumlah host tiap subnetwork.
Yang perlu diperhatikan adalah jumlah host terbesar. Jika yang terbesar bisa disesuaikan maka yang kecil juga bisa disesuaikan.
Jumlah host yang terbesar adalah pada cabang 1 dengan jumlah 200 host.
Halo non-uniform subnetmask atau VLSM (Variabel Length Subnet Mask) bisa dilihat disini: http://vlsm-calc.net/
1. Ada sebuah perusahaan ingin mengkoneksikan 3 buah cabangnya. Cabang 1 terdiri dari 200 host, cabang 2 terdiri dari 10 hosts, cabang 3 terdiri dari 20 hosts. Tentukan pola pengalamatannya (addressing scheme).
Bisa dimulai dari jumlah subnet, bisa dimulai dari jumlah hosts.
Metode 1: Easiest subnetmask
Diketahui ada 3 cabang atau subnetwork.
1 buah class c = 256 buah ip address dimulai dari angka 0 sampai angka 255. Ini cukup.
Jadi solusi pengalamatan untuk perusahaan ini:
192.168.1.0/24 untuk Cabang 1
192.168.2.0/24 untuk Cabang 2
192.168.3.0/24 untuk Cabang 3.
Pengalamatan ini sudah membuat 3 cabang ini bisa terkoneksi. Tanpa pusing-pusing subnetting.
Metode 2: Uniform subnet mask
Starting from left / kiri.
Uniform subnet mask adalah subnetting yang sama dengan menggunakan jumlah subnet.
Jumlah subnet yang dibutuhkan = 3, angka biner yang cocok = 4
Jadi solusi pengalamatan untuk perusahaan ini dengan metode ini adalah:
172.16.0.0/18
172.16.64.0/18
172.16.128.0/18
172.16.192.0/18
Notice (perhatikan!) bahwa prefix yang digunakan sama angkanya yaitu 18.
Notice juga bahwa jumlah alamat IP yang disediakan adalah 16.384 alamat IP, sangat berlebih untuk bahkan cabang 1 cabang yang paling besar yang membutuhkan 200 alamat IP. Mungkin alamat IP dapat digunakan untuk future growth?
Metode 3: Non-uniform (variable) subnet mask
Starting from right / kanan.
Non-uniform subnet mask adalah subnetting yang berbeda dengan memperhatikan jumlah host tiap subnetwork.
Yang perlu diperhatikan adalah jumlah host terbesar. Jika yang terbesar bisa disesuaikan maka yang kecil juga bisa disesuaikan.
Jumlah host yang terbesar adalah pada cabang 1 dengan jumlah 200 host.
Halo non-uniform subnetmask atau VLSM (Variabel Length Subnet Mask) bisa dilihat disini: http://vlsm-calc.net/
Friday, 30 January 2015
1. VB.Net program structure
A VB.Net program basically consists of the following parts:
- Namespace declaration
- A class or module
- One or more procedures
- Variables
- The Main procedure
- Statements & Expressions
- Comments
Imports System Module Module1 'This program will display Hello World Sub Main() Console.WriteLine("Hello World") Console.ReadKey() End Sub End Module
Statement = console.writeline("Hello World")
Expression =
2. VB.Net basic syntax
Tuesday, 27 January 2015
1. The basic C templates
return 0;
Constants, Variables & Constants
Constant: Something that never change.
For example:
x = 'A'
int x;
char c;
x = 2;
c = 'A';
int: bilangan bulat / bilangan tidak berkoma.
Tutorial 4 - Operators
float: bilangan berkoma
Tutorial 5 - More on variables
int m, n, p; = m, n, p these are integer variabel
float realNumber, rationalNumber;
int x = 20; the same time expression
Tutorial 6 - Outputting
%c
%d
%i
%f
%%
%e
%E
%g
%G
%o
%s
How to print x and y
Tutorial 7 - Pointer
Task:
1. Deklarasi sebuah variabel sebagai sebuah variabel pointer.
Contoh:
2. Memberikan tugas / meng-assign memory address sebuah variabel, dalam hal ini var_1, tapi sebelumnya deklarasikan dan inisialisasilah sebuah variabel, dalam hal ini var_1.
Contoh:
3. Mengoutputkan
Contoh:
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
return 0;
}
Constants, Variables & Constants
Constant: Something that never change.
For example:
x = 'A'
int x;
char c;
x = 2;
c = 'A';
int: bilangan bulat / bilangan tidak berkoma.
Tutorial 4 - Operators
float: bilangan berkoma
Tutorial 5 - More on variables
int m, n, p; = m, n, p these are integer variabel
float realNumber, rationalNumber;
int x = 20; the same time expression
Tutorial 6 - Outputting
%c
%d
%i
%f
%%
%e
%E
%g
%G
%o
%s
How to print x and y
Tutorial 7 - Pointer
Task:
1. Deklarasi sebuah variabel sebagai sebuah variabel pointer.
Contoh:
int *px;
2. Memberikan tugas / meng-assign memory address sebuah variabel, dalam hal ini var_1, tapi sebelumnya deklarasikan dan inisialisasilah sebuah variabel, dalam hal ini var_1.
Contoh:
int var_1 = 10;
px = &var_1;
3. Mengoutputkan
Contoh:
printf("Alamat memori dari variabel var_1 adalah %p", px);
World of Database
General Info
Data is stored in tables. Example: address book is a table of the address book database. Each address is a data record, presented as a row in that table. The data records (the data row) consist of data fields and the e-mail field.
1. Data sources
2. Forms and reports
3. Queries
4. Tables
Information abou database:
1.
1. Create a new database file
File > New > Database
2. Create new table
1. Select fields
2. Set types and formats
3. Set primary key
4. Create table
In Datasheet view, you can edit fields, add data, delete data, search for data.
Data types: Boolean, Integer, Long, Currency, Single, Double, Date, string
Data is stored in tables. Example: address book is a table of the address book database. Each address is a data record, presented as a row in that table. The data records (the data row) consist of data fields and the e-mail field.
1. Data sources
2. Forms and reports
3. Queries
4. Tables
Information abou database:
1.
1. Create a new database file
File > New > Database
2. Create new table
1. Select fields
2. Set types and formats
3. Set primary key
4. Create table
In Datasheet view, you can edit fields, add data, delete data, search for data.
Data types: Boolean, Integer, Long, Currency, Single, Double, Date, string
Subscribe to:
Comments (Atom)