Wednesday, 6 May 2015

What is the sum of 2 numbers whose average is 20?

LC Circuit dan radio tuner

Pengenalan

Didalam aktivitas ini kita akan mempelajari bagaiamana sebuah sirkuit tuning radio bekerja dengan menginvestigasi sebuah sirkuit terdiri dari sebuah induktor dan sebuah kapasitor -- sebuah rangkaian LC.

Ketika kamu berhasil menyelesaikan aktivitas ini kamu akan bisa untuk:
- Menjelaskan properti-properti dari sebuah rangkaian LC.
- Menjelaskan resonansi dari sebuah rangkaian LC.
- Menjelaskan bagaimana sebuah rangkaian LC bisa digunakan sebagai sebuah radio tuner.

Prosedur 1 - Rangkaian LC

Buka PHET "Circuit Construction Kit (AC + DC)"

1. Buatlah sebuah rangkaian terdiri dari baterai, sebuah kapasitor, dan sebuah switch. Apa yang dapat kamu lihat atau amati ketika kamu menutup switch?

2. Klik kanan pada kapasitor dan pilih "change capacitance". Gerakkan slider untuk mengubah nilai kapasitansi/capacitance. Perubahan apa yang kamu lihat saat nilai capacitance meningkat?

3. Atur/ubah capacitor ke 0.09 Farad. Secara hati-hati putuskan hubungan beterai dari rangkaian dan buat sebuah sirkuti yang baru dengan kapasitor yang telah diisi (masih pada 0.09 Farad) dan sebuah inductor diatur pada 10 Henrys -- tanpa baterai.

Bawa/keluarkan alat Current Chart ke rangkaianmu dan letakkan detektornya keatas sebuah kabel/wire. Kamu mungkin harus mengatur tombol +/- untuk membaca dengan baik.

Gunakan stopwatch untuk menentukan waktu untuk 1 cycle penuh/lengkap. Untuk meminimalisasi error starting dan error stopping kamu harus mengukur beberapa cycle dan dibagi tepat untuk menemukan waktu untuk satu siklus.

Ingat kembali, waktu untuk satu cycle adalah disebut period atau perioda dan frekuensi itu setara/sama dengan 1/period. Catat nilai capacitance, inductance, period dan frequency.

4. Menurut teori, frequency natural, f, dari sirkuit berosilasi ini ditentukan oleh:
Apakah nilai kamu di bagian 3 setuju dengan ini?

5. Ulangi kedua langkah terakhir untuk dua nilai capacitance yang lain.

Procedure 2 - Resonance: Jika rangkaian / sirkuit ini di-"hit" pada frekuensi naturalnya, rangkaian ini akan beresonansi (resonate), yaitu, rangkaian ini akan berosilasi dengan arus yang besar.

Tambahkan sebuah power supply AC ke rangkaianmu.

6. Atur capacitance ke C = 0.09 Farad dan inductance ke L = 10 Henrys. Klik kanan sumber power dan atur frekuensinya ke sebuah nilai yang bukan frekuensi natural dari rangkaian ini. Tunggu paling tidak satu menit dan jelaskan pengamatanmu.

7. Buka switch dan atur ulang frekuensi AC jadi supaya frekuensi AC itu sama dengan frekuensi natural dari rangkaian / sirkuit. Tunggu paling tidak satu menit dan gambarkan penelitianmu, temukan kesamaan dan perbedaan dengan bagian A. (Kamu mungkin menemukan bahwa arus menjadi begitu besar sehingga bagian dari rangkaian terbakar. Di sebuah rangkaian real akan ada cukup hambatan untuk mencegah ini.

8. Ulangi langkah ini untuk dua set dari nilai L dan C yang kamu gunakan pada prosedur 1.

Radio Tuners

Pada sebuah radio tuner resonansi diperoleh dari sebuah gelombang elektromagnetik yang datang (incoming) daripada sebuah sumber tegangan AC. Rangkaian tuner terdiri dari sebuah induktor (koil induktor) dan sebuah kapasitor variabel. Mengubah/mengganti stasiun berarti mengubah/mengganti nilai capacitance.

Setiap stasiun radio mentransimisi/memancarkan gelombang elektromagnetik pada suatu frekuensi dan semua frekuensi dari beragam stasiun mencapai antena dari radio kamu. Hanya frekuensi yang sama dengan frekuensi alami dari rangkaian / sirkuit tuner yang akan menghasilkan sebuah arus yang cukup untuk diambil (picked up) dan kemudian diperkuat.

Sebuah radio tuner FM diatur untuk menerima sebuah stasiun. Tuner itu memiliki sebuah 1.4 microHenry coil inductance dan sebuah capacitor variabel yang diatur ke 1.8 picoFarad. Berapa frekuensi yang dipancarkan stasiun ini?
Petunjuk:



Sebuah stasiun FM membroadcast dari 87.5 FM ke 107.5 FM. Ingat kembali bahwa 1MHz = 1 x 10^6 Hz.

Pseudocode

Pseudocode langkah-langkahnya adalah:

1. Set the capacitor at 0.09 Farad.
2. Disconnect the battery from the capacitor
3. Grab the capacitor and build new circuit with that capacitor and new inductor (10Henry)
4. Bring the current chart to our circuit place the detector over a wire
5. Use stopwatch to determine the time for one complete cycle


Friday, 1 May 2015

B
Mo
i
r
N
l
Phi
V
E
-N
Delta Fluks
Delta t
fluks
A
cos tetha
n
Ps
Vp
Ip
Vs
Is
Sin 90
R
-L
Delta i


Chemistry : Exploring molecule dengan metode struktur elektronik

Step-stepnya:
1. Tentukan unsur yang ingin dipelajari
2. Ambil tabel periodik kimia, baca properti unsur yang akan dipelajari, dapatkan informasi:

vinyl
15 protons
15 electrons

glass
66 proton
66 electron

Wednesday, 29 April 2015

Electronic spark

You need 1000v to make a spark jump 1 mm, i.e. you need 100v to make a spark jump 0.1 mm.

Is it DC or AC?

It isn't just voltage that decide when and how a spark happens, it's current, voltage, the humidity of the air, pressure of the air, and temperature. There are many more, but they do not add any drastic significance.

Tuesday, 28 April 2015

I2C
===

1. Definisikan kecepatan clock kita, terserah kita.
Contoh: 9600 bps
"Ada 9600 bit per second; ada 9600 bit dalam 1 detik, 1 bit = 1/ 9600 second

2. Addressing
Ada 2 opsi:
1. General addressing atau specific IC addressing

Sunday, 19 April 2015

1. Suatu resistor 220 OHM didalam:

1. range 200 = Unidentified
2. range 2K = .221
3. range 20K = 0.21
4. range 200K = 00.1
5. range 20M = .000

2.  Suatu power supply yang tidak diketahui besarnya, diukur paralel dengan sebuah resistor:
1. range 200mV = Unidentified
2. range 2V = Unidentified
3. range 20V = 3.32V
4. range 200V = 03.3V
5. range 600V = 003V

3. Suatu arus yang tidak diketuhi besarnya, diukur secara seri dengan sebuah resistor
1. 200m = 14.6mA
2. 20m = 14.09 mA
3. 2m = 1.
4. 200 = 1  .